Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Doomsday Vault - Kubah Anti Kiamat

Jumat, Oktober 23, 2009

Adanya ramalan tentang kiamat membuat para ilmuwan berpikir keras untuk mengantisipasinya. Seperti yang dilakukan oleh Global Crop Diversity Trust bekerjasama dengan FAO (Food and Agriculture Organization) serta Biodiversity International membuat sebuah lumbung pangan yang diberi nama Kubah Kiamat sebagai persediaan makanan jika bencana besar yang mengakibatkan punahnya makhluk hidup di bumi. Kenapa mereka membuat lumbung makanan? Menurut mereka pada saat bencana besar datang, kelaparan akan melanda setiap makhluk hidup, sehingga untuk mengantisipasinya mereka menyimpan biji-biji yang nantinya digunakan sebagai benih untuk bertahan hidup.


Seperti yang sudah diberitakan, lumbung yang diberi nama Doomsday Vault atau Kubah Kiamat ini dapat menyimpan 4,5 juta sampel benih dari seluruh dunia. Kubah ini dibangun di sebuah pegunungan beku di Kepulauan Svalbard, Noewegia, 1100 km dari kutub utara dan berada didalam perut bumi sedalam 127.5 meter.



Pada saat peresmiannya yang dihadiri oleh Presiden Komisi eropa, Jose manuel Barroso dan penerima Nobel perdamaian 2004 Wangari Maathai, Perdana Mentri norwegia jens Stoltenberg mengatakan bawha Kubah Kiamat ini adalah Bahtera Nuh yang melindungi kepunahan keanekaragaman biologi dimasa depan.




Jika artikel ini berguna bagi anda, silahkan memberi komentar. Jika ada pertanyaan tentang artikel ini silahkan tulis pertanyaan anda, mudah-mudahan saya bisa segera membantu.


Silahkan klik salah satu link berikut untuk menyumbang penulis supaya bisa terus menulis artikel, gratis.


READ MORE - Doomsday Vault - Kubah Anti Kiamat

Missing Link Teori Darwin

Sabtu, Oktober 17, 2009

Nama Charles Darwin tidak asing lagi bagi telinga kita. Dalam Origin of Species-nya tahun 1859 yang sangat populer merombak pemikiran dunia tsb.



Semua kehidupan di muka bumi di jejak ulang baik itu primata, mamalia, vertebrata hingga ke bentuk kehidupan paling sederhana yang di asumsikan sudah ada milyaran tahun lalu.
Namun seiring dengan bertambahnya penemuan fosil-fosil disana-sini bertambahlah kebingungan para ilmuwan. Mrk berkesimpulan bentukawal species manusia berawal di Asia sejak 500.000 ribu tahun yang lalu. Penemuan di Afrika Timur membawa tambahan informasi bahwa transisi dari bentuk tersebut kebentuk kera yang menyerupai manusia (homonids) terjadi pada 14 juta tahun yang lalu. Dan baru setelah melewati proses sangat lamban 11 juta tahun kemudian muncul bentuk yang layak diklasifikasikan sebagai Homo.

Jenis pertama dlm klasifikasi ini adalah Advanced Australophitecus dari Afrika sekitar 2 juta tahun yang lalu. Setelah sekitar 1 juta tahun baru muncul Homo Erectus dan ditambah lagi 900.000 tahun (50.000 SM) barulah muncul jenis manusia primitive pertama yaitu, Neanderthal. Yang perlu dicatat adalah perkakas primitif seperti batu tajam yang dipergunakan Advanced Australophitecus dan Neandertha berbentuk hampir mirip, padahal rentang waktu antara kedua jenis tersebut adalah 2 juta tahun. Artinya selama rentang masa itu perkembangan peradaban dan intelektualitas berjalan dalam percepatan yang sangat lambat.

Lalu secara mendadak dan tiba-tiba 35.000 tahun lalu muncul suatu species baru yaitu Homo Sapiens (manusia berfikir) di wilayah Mediterania, setelah punahnya species Neanderthadengan sebab yang diperkirakan oleh para ahli akibat kondisi iklim yang memburuk pada waktu itu. Species baru ini yang disebut Homo Sapiens atau Cro Magnon sudah memiliki bentuk fisik seperti kita sekarang ini, dan memiliki peradaban yang lebih maju dibandingkan species sebelumnya. Mrk hidup di gua-gua, sudah mengenal pakaian dan perkakas yang lebih halus dan fungsional yang dibuat dari kayu dan tulang. Lukisan2 yang ditemukan di dinding2 gua tsb menunjkan bahwa mereka sudah memiliki cita rasa seni, emosi dan religi.



Disinilah letak missing link teori Darwin, Mengapa bisa terjadi lonjakan species, peradaban, kebudayaan dan tehnologi seperti itu.? Menurut Prof. Theodosius Dobhansky pengarang buku Mankind Evolving, yang paling mengherankan adalah bukan keterbelakangan manusia purba, tetapi adalah kemajuan kita, manusia moderen yang sangat pesat. Menurutnya dengan percepatan evolusi normal manusia sekarang harus nya masih dalam tahap primitive, utk mengembangkan perkakas batu saja diperlukan 2 juta tahun lagi. Dan mungkin dengan evolusi 10 jt tahun lagi manusia baru mencapai dasar ilmu astronomi dan matematika. Tapi justru kita, manusia yang hanya berselisih sekitar 50.000 tahun saja sudah dapat mendaratkan pesawat d ibulan dengan teknologi komputer.

Ralph Solecki, arkeolog yang menemukan penemuan yang sangat mengejutkan digua Shanidar Timur tengah pada tahun 1957. Pada saat penggalian tersebut terkuak bukti-bukti bahwa peradaban manusia tidak menunjukan kemajuan seiring dengan perjalan waktu, melainkan malah menunjukan kemunduran.dari tahun 27.000 SM hingga 11.000 SM ditemukan bukti bahwa populasi manusia menyusut dan hamper punah dari seluruh area tsb selama masa 16.000 tahun. Lalu di titik 11.000 SM itulah muncul jenis Homo Sapiens yang langsung dan sekaligus membawa peradaban, budaya, dan tehnologi yang jauh lebih maju.

Lalu akan timbul pertanyaan dalam benak kita, “ apakah kita atau leluhur kita bisa mencapai peradaban dan teknologi tsb dengan usaha sendiri atau ada campur tangan pihak lain, ( misalnya pewarisan) tehnologi dari peradaban lain yang lbh maju…?”

Kebudayaan yang sudah maju pada jaman dahulu:



Manusia Lembah Sungai Nil



Kita semua tahu kl bangsa Mesir kuno adalah penghuni sungai Nil memiliki pengetahuan yang sangat luas dibidang geometri ( ilmu ukur ruang ) , matematika, dan astronomi. Semua berwujud dalam bentuk piramida Giza yang telah berdiri lebih dari 5000 tahun. Salah satu pencapaian terbesar bangsa Mesir adalah mencinptakan system kalender berdasarkan pergerakan bulan. Lalu pada tahun 3000 SM, mereka juga menciptakan kalender matahari 365 hari serupa kalender Gregorian yang kita pakai sekarang. Sorang ahli arkeoastronomi Robert Bauval mengemukan bahwa susunan kompleks piramida Giza identik dengan susunan rasi bintang Orion…begitu juga dengan bangunan2 kuno lainnya di Mesir.. sungguh maju sekali ilmu pengetahuan mereka.





Kebudayaan Maya & Inca



Kebudayaan Maya & Inca adalah kebudayaan yang paling maju di wilayah Amerika Latin. Bisa dilihat dari bangun peninggalan mereka, seperti kuil Matahari dan Piramida dunia baru. Ditilik dari strukturnya bangunan ini berfungsi utk mengamati pergerakan bulan dan matahari. Bangsa Maya juga telah mengenal planet Venus dan menganggap ini menjadi hal yang penting dlm kehidupan mrk. Bangsa Maya juga mengenal system kalender, bahkan system kalender bangsa Maya ini adalah system kalender yang paling akurat.di dunia. Lebih akurat dari pada system kalender yang kita gunakan sekarang yang masih harus menambah satu hari utk tiap tahun kabisat. Beberapa bangunan terkenal lainya seperti Chichen Itza dan Istana Uxmal dirancang sedemikian rupa posisnya sehingga menghadap ke Venus pada saat terbit pertama kali dilangit paling selatan..Sungguh sangat maju astronomi mrk….



Dari mana semua ini berasal?



Ahli purbakala Graham Hancock dalam esainya tahun 2000 mengemukakan teori bahwa komplek kuil Angkor Wat di Kamboja merepleksikan susunan rasi bintang Draco, dan dalam risetnya mengenai kota yang hilang Atlantis berpendapat bahwa kemungkinan besar penduduk Atlantislah yang pada saat itu telah memiliki pengetahuan yang sangat luas dan mewariskan pengetahuan tsb ke bangsa2 lainnya. Sebelum akhirnya mereka musnah karena percobaan kristal yang mengakibatkan Atlantis tenggelam. Teori yang menarik, mengingat rata2 bangunan ini dibangun pada rentang waktu 12.000 – 3.000 tahun yang lalu. Dikala manusia pada saat itu msh pada jaman batu.

Dengan asumsi teori Darwin maka sulit di percaya manusia yang masih primitif memiliki metode konstruksi banguan raksana dengan tingkat presisi geometri mengagumkan dan salah satu motifnya adalah pengamatan astronomi, tanpa bantuan alat2 berat atau mesin canggih yang dimiliki manusia moderen sekarang…Bahkan saking komplek dan raksasanya bangun tsb, diragukan kl manusia sekarang bisa meniru pembuatan struktur tsb.

Misteri & Asal Mula DNA



DNA ( Dioxyribo Nucleic Acid ) sebagai susunan struktur dasar pembentuk kehidupan sudah dikenal dalam ilmu biologi dan genetika abad 20. Menjadi popular oleh ilmuwan pemenang Nobel Biologi bernama Francis Crick yang menemukan struktur double helix dari DNA. Melalui teorinya yang mencengangkan, yaitu Directed Panspermia pada tahun 1973. Crick mendeklarasikan “ kami sudah menemukan rahasia awal mula kehidupan” asumsi dasar teori tsb adalah berdasarkan bukti2 yang ditemukan dalam penelitiannya iya sampai pada satu kesimpulan bahwa “ ASAL MULA DNA BUKANLAH DARI BUMI ” melainkan dating dari suatu tempat diluar bumi. Crick menemukan bahwa asal mula bentuk kehidupan di dunia ini berasal dari sumber yang tunggal bukan dari sumber yang jamak. Dan dalam kasus DNA manusia unsur-unsur kimia pembentuknya justru lebih banyak terdiri dari unsur-unsur yang tidak banyak terdapat dibumi. Sungguh aneh memang jika DNA diasumsikan terjadi karena proses kimia dan fisika dibumi, kenapa justru DNA itu sendiri banyak mengandung unsur2 yang justru langka di bumi..

Hipotesis Crick :
1. Code genetic adalah indentik pada semua mahluk hidup
2. Bentuk2 kehidupan awal muncul secara tiba2 dibumi ini, tanpa asanya tanda2 eksistensi dari nenek moyang sebelumnya.

Mungkinkah DNA ini berasal dari luar bumi sana? Mungkin sekali dan sampai saat ini belum ada bantahan mengenai teori Crick ini, malah beberapa ilmuwan justru menguatkan teori tersebut. Dan DNA ini tidak mungkin terbawa secara tidak sengaja oleh komet atau meteor karena sesuatu yang hidup akan menglami kematian diperjalan tersebut. Kemungkina lain jg bahwa DNA ini di bawa dengan transfortasi khusus ke bumi dan siapapun yang membawanya kemudian melakukan penanaman genetic. Dan apakah munculnya Homo sapiens secara tiba2 akibat dari penanaman kode genetic ini….??

READ MORE - Missing Link Teori Darwin

Menjadi Seperti Apakah Bumi Nantinya?

Senin, Oktober 12, 2009

Meramal atau melihat masa depan bukan hanya peramal seperti nastrodamus saja yang melakukannya, bahkan ilmuwan pun melakukannya. Tentu dengan latar belakan dan pendekatan yang berbeda. Disini saya tidak membahas tentang bagaimana cara meramal tetapi pada kesempatan ini saya akan menulis tetang beberapa fakta masa depan bumi tempat tinggal kita nantinya.



Perlahan namun pasti, bumi tempat kita tinggal dan menggantungkan hidup menuju kehancuran. Tetapi kehancuran seperti apa yang mungkin terjadi? Berikut ini daftar kehancuran yang mungkin akan kita alami :

  1. Pemanasan Global.

  2. Apa yang anda tahu tentang pemanasan global? Ya, anda pasti bisa menjawab pertanyaan tersebut, karena pemanasan global telah menjadi isu hangat di berita-berita yang sering kita dengar. Materi tentang pemanasan global ini juga sudah diajarkan di sekolah-sekolah agar siswa memahami penyebab dan efek dari pemanasan global ini. Tentu dengan harapan kita semua bisa mengambil tindakan nyata bagaimana mengatasi pemanasan global ini.

    Banyak sudah yang mengutarakan solusi untuk mencegah atau mengurangi dampak pemanasan global, anda bisa mencari referensi di internet atau sumber lain. Demikian juga dengan akibat dari pemanasan global ini. Mulai dari mencairnya es di kutub, berubahnya iklim dan lain-lain.

  3. Perubahan Rotasi Bumi.

  4. Rotasi bumi bisa berubah? Yah...bisa. Ibaratkan bumi adalah sebuah bola pejal yang berotasi. Perlahan isi dari bola tersebut dikurangi, maka akibatnya adalah keseimbangan putaran rotasi ini akan terganggu. Dengan perubahan rotasi bumi ini mengakibatkan pola waktu yang berubah, iklim yang tidak menentu, air banyak yang terserap bumi sehingga di permukaan bumi tempat kita tinggal menjadi kekurangan air.

    Dengan berkurangnya air maka kehidupan seperti tumbuhan dan binatang menjadi kacau, akhirnya manusia juga yang akan menanggung akibat dari hilangnya tumbuhan dan binatang ini.

  5. Perubahan Lahan.

  6. Perubahan lahan yang saya maksud disini adala alih fungsi lahan. Seperti di Jakarta misalnya, banyak lahan potensial yang seharusnya untuk pertanian diubah menjadi perumahan atau gedung lainnya. Ini disebabkan karena populasi manusia semakin bertambah. Jadi bagi anda yang hobi membuat anak, mohon hentikan hobi anda itu, atau kita yang akan menanggung akibatnya.

    Itu baru Jakarta, belum daerah lain di Indonesia bahkan di seluruh daratan dunia. Akibatnya kekurangan bahan makanan bagi manusia dan hewan.

  7. Krisis Energi.

  8. Minyak bumi adalah sumber energi utama kita saat ini, tetapi sumber energi ini akan habis. Setelah minyak bumi habis, kita akan mengalami krisis energi. Di Indonesia sudah mengalami krisis ini, dimana listrik sering mati, harga bahan bakar mahal, dan kurangnya sosialisasi penggunaan energi alternatif dari pemerintah menambah parah berlangsungnya krisis ini.

    Bisa kita bayangkan bersama jika minyak bumi habis, dengan perubahan rotasi bumi apakah kita bisa mengandalkan angin sebagai sumber energi kita? Bahkan Energi matahari pun dipertanyakan fungsinya saat itu nanti.

  9. Peningkatan CO2 di atmosfer.

  10. Berbanggalah anda yang senang berjalan-jalan menggunakan mobil. Dan berbahagialah anda yang memiliki banyak mobil di garasi anda, karena anda adalah kandidat kuat perusak atmosfer kita. Sialnya banyak orang yang mungkin seperti anda di muka bumi ini.

    Kalimat tersebut diatas saya kutip dari spanduk yang digelar pada sebuah demonstrasi. Yah memang karena peningkatan gas CO2 di atmosfer kita memang banyak dihasilkan oleh kendaraan bermotor.

  11. Naiknya Suhu Bumi.

  12. Ini adalah akibat dari pemanasan global. Suhu bumi menjadi meningkat, semakin panas. Ini berakibat pada melelehnya es di kutub sehingga kontrol air di bumi menjadi kacau.

  13. Punahnya Flora dan Fauna.

  14. Dari serangkaian peristiwa diatas, apakah bumi akan tetap menjadi habitat bagi tumbuhan dan hewan?

Silahkan anda pikirkan sendiri jawabannya dan mulailah memikirkan kalau tumbuhan dan hewan punah.

Lalu bagaimana sebaiknya kita?
Kalau saya menjawab, terserah anda....:)



READ MORE - Menjadi Seperti Apakah Bumi Nantinya?

Species Baru : Kadal Tanpa Kaki

Minggu, September 06, 2009

Sekilas bentuk tubuhnya memanjang mirip ular dan bergerak dengan cara merayap tanpa memiliki kaki. Namun, hewan darat yang ditemukan di kawasan hutan bagian timur India itu merupakan kadal spesies baru.

"Penelitian awal menunjukkan bahwa kadal tersebut termasuk ke dalam genus Sesophis," kata Sushil Kumar Dutta, ketua departemen zoologi North Orissa University di Baripada, India bagian timur. Ia mengetuai tim peneliti dari organisasi nonpemerintah Vasundhra dan North Orissa University yang menemukan hewan tersebut.


Sekilas, penampilannya memang mirip ular berukuran kecil. Kulitnya bersisik dan tubuhnya panjangnya 17,5 centimeter. Kadal tersebut menyukai lingkungan yang dingin, tanah yang lunak, terutama di bawah bebatuan di dalam hutan.



Hewan tersebut ditemukan 10 tahun lalu saat para peneliti melakukan survai di kawasan hutan wilayah Khandadhar, dekat Raurkela, negara bagain Orissa atau sekitar 1.000 kilometer arah timur laut New Delhi. Kadal-kadal tanpa kaki dari famili berbeda juga dapat ditemui di Pulau Nikobar, di Orissa, maupun di Andhra Pradesh.

Sedangkan hewan yang baru ditemukan diperkirakan memiliki kekerabatan yang sangat dekat dengan spesies sejenis di Srilangka dan Afrika Selatan. Sepsophis punctatus yang ditemukan di bukit Golconda di Andhra Pradesh pada 1870 merupakan spesies sejenis yang satu genus dengannya.

"Kadal ini baru bagi dunia sains dan penemuannya sangat bernilai. Ia belum pernah ditemukan di tempat lain di dunia," ujar Dutta. Namun, ia menambahkan, nama spesies dan deskripsi ilmiahnya baru akan dilakukan hingga ditemukan beberapa spesimen sejenis.

Dutta menjelaskan ular dan kadal memang berasal dari nenek moyang yang sama. Proses evolusi menyebabkan keduanya terpisah menjadi dua jenis ordo hewan berbeda. Selama jutaan tahun, ular secara bertahap kehilangan kakinya dan mengembangkan bentuk tubuh yang sesuai untuk bergerak di permukaan tanah. Namun, kadal tanpa kaki tidak termasuk dalam kelompok ular.


READ MORE - Species Baru : Kadal Tanpa Kaki

Jenis Ikan Pari Yang Hampir Punah

Rabu, September 02, 2009

Ikan pari memang banyak jenisnya, tapi ada salah satu jenis ikan pari yang terancam punah. Ikan pari hiu (rhina ancylostoma) adalah akan pari yang berhabitat di Lautan Pasifik dan lautan Indonesia bagian timur. Ikan pari jenis ini hampir punah karena banyak diburu untuk dihidangkan sebagai sup sirip hiu yang banyak disajikan di restoran-restoran Asia.





READ MORE - Jenis Ikan Pari Yang Hampir Punah

PENDIDIKAN YANG MENJADI BOOMERANG.

Sabtu, Mei 30, 2009

Seorang teman saya yang bekerja pada sebuah perusahaan asing, di PHK akhir tahun lalu. Penyebabnya adalah kesalahan menerapkan dosis pengolahan limbah, yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kesalahan ini terkuak ketika seorang pakar limbah dari suatu negara Eropa mengawasi secara langsung proses pengolahan limbah yang selama itu dianggap selalu gagal.
Pasalnya adalah, takaran timbang yang dipakai dalam buku petunjuknya menggunakan satuan pound dan ounce. Kesalahan fatal muncul karena yang bersangkutan mengartikan 1 pound = 0,5 kg. dan 1 ounce (ons) = 100 gram, sesuai pelajaran yang ia terima dari sekolah. Sebelum PHK dijatuhkan,
teman saya diberi tenggang waktu 7 hari untuk membela diri dgn. cara menunjukkan
acuan ilmiah yang menyatakan 1 ounce (ons) = 100 g.

Usaha maksimum yang dilakukan hanya bisa menunjukkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mengartikan ons (bukan ditulis ounce) adalah satuan berat senilai 1/10 kilogram. Acuan lain termasuk tabel-tabel konversi yang berlaku sah atau dikenal secara internasional tidak bisa ditemukan.

SALAH KAPRAH YANG TURUN-TEMURUN.

Prihatin dan penasaran atas kasus diatas, saya mencoba menanyakan hal ini kepada lembaga yang paling berwenang atas sistem takar-timbang dan ukur di Indonesia, yaitu Direktorat Metrologi . Ternyata, pihak Dir.Metrologi-pun telah lama melarang pemakaian satuan ons untuk ekivalen
100 gram. Mereka justru mengharuskan pemakaian satuan yang termasuk dalam Sistem Internasional (metrik) yang diberlakukan resmi di Indonesia. Untuk ukuran berat, satuannya adalah gram dan kelipatannya. Satuan Ons bukanlah bagian dari sistem metrik ini dan untuk menghilangkan kebiasaan memakai satuan ons ini, Direktorat Metrologi sejak lama telah memusnahkan semua
anak timbangan (bandul atau timbal) yang bertulisan "ons" dan "pound".

Lepas dari adanya kebiasaan kita mengatakan 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, ternyata tidak pernah ada acuan sistem takar-timbang legal atau pengakuan internasional atas satuan ons yang nilainya setara dengan 100 gram. Dan dalam sistem timbangan legal yang diakui dunia internasional, tidak pernah dikenal adanya satuan ONS khusus Indonesia. Jadi, hal ini adalah suatu kesalahan yang diwariskan turun-temurun. Sampai kapan mau dipertahankan ?

BAGAIMANA KESALAHAN DIAJARKAN SECARA RESMI?

Saya sendiri pernah menerima pengajaran salah ini ketika masih di bangku sekolah dasar. Namun, ketika saya memasuki dunia kerja nyata, kebiasaan salah yang nyata-nyata diajarkan itu harus dibuang jauh karena akan menyesatkan. Beberapa sekolah telah saya datangi untuk melihat sejauh manapenyadaran akan penggunaan sistem takar-timbang yang benar dan sah dikemas dalam materi pelajaran secara benar, dan bagaimana para murid (anak-anak kita) menerapkan dalam hidup sehari-hari. Sungguh memprihatinkan. Semua sekolah mengajarkan bahwa 1 ons = 100 gram dan 1
pound = 500 gram, dan anak-anak kita pun menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari. "Racun" ini sudah tertanam didalam otak anak kita sejak usia dini.

Dari para guru, saya mendapatkan penjelasan bahwa semua buku pegangan yang diwajibkan atau disarankan oleh Departemen Pendidikan Indonesia mengajarkan seperti itu. Karena itu, tidaklah mungkin bagi para guru untuk melakukan koreksi selama Dep. Pendidikan belum merubah atau memberikan petunjuk resmi.

TANGGUNG JAWAB SIAPA?

Maka, bila terjadi kasus-kasus serupa diatas, Departemen Pendidikan kita jangan lepas tangan. Tunjukkanlah kepada masyarakat kita terutama kepada para guru yang mengajarkan kesalahan ini, salah satu alasannya agar tidak menjadi beban psikologis bagi mereka. Acuan sistem timbang legal yang mana yang pernah diakui / diberlakukansecara internasional , yang menyatakan bahwa :

1 ons adalah 100 gram, 1 pound adalah 500 gram."?

Kalau Dep. Pendidikan tidak bisa menunjukkan acuannya, mengapa hal inidiajarkan secara resmi di sekolah sampai sekarang ?

Pernahkan Dep. Pendidikan menelusuri, dinegara mana saja selain Indonesia berlaku konversi 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram ? Patut dipertanyakan pula, bagaimana tanggung jawab para penerbit buku pegangan sekolah yang melestarikan kesalahan ini ?

Kalau Dep. Pendidikan mau mempertahankan satuan ons yang keliru ini, sementara pemerintah sendiri melalui Direktorat Metrologi melarang pemakaian satuan "ons" dalam transaksi legal, maka konsekwensinya ialah harus dibuat sistem baru timbangan Indonesia (versi Depdiknas).. Sistem baru inipun harus diakui lebih dulu oleh dunia internasional sebelum diajarkan kepada anak-anak. Perlukah adanya sistem timbangan Indonesia yang konversinya adalah 1 ons (Depdiknas) = 100 gram dan 1 pound (Depdiknas) = 500 gram. ? Bagaimana "Ons dan Pound (Depdiknas)" ini dimasukkan dalam sistem metrik yang sudah baku diseluruh dunia ? Siapa yang mau pakai ?.

HENTIKAN SEGERA KESALAHAN INI.

Contoh kasus diatas hanyalah satu diantara sekian banyak problema yang merupakan akibat atau korban kesalahan pendidikan. Saya yakin masih banyak kasus-kasus senada yang terjadi, tetapi tidak kita dengar. Salah satu contoh kecil ialah, banyak sekali ibu-ibu yang mempraktekkan resep kue
dari buku luar negeri tidak berhasil tanpa diketahui dimana kesalahannya.

Karena ini kesalahan pendidikan, masalah ini sebenarnya merupakan masalah nasional pendidikan kita yang mau tidak mau harus segera dihentikan.

Departemen Pendidikan tidak perlu malu dan basa-basi diplomatis mengenai hal ini. Mari kita pikirkan dampaknya bagi masa depan anak-anak Indonesia. Berikan teladan kepada bangsa ini untuk tidak malu memperbaiki kesalahan.

Sekalipun hanya untuk pelajaran di sekolah, dalam hal Takar-Timbang- Ukur, Dep. Pendidikan tidak memiliki supremasi sedikitpun terhadap Direktorat Metrologi sebagai lembaga yang paling berwenang di
Indonesia. Mari kita ikuti satu acuan saja, yaitu Direktorat Metrologi.

Era Globalisasi tidak mungkin kita hindari, dan karena itu anak-anak kita harus dipersiapkan dengan benar. Benar dalam arti landasannya, prosesnya, materinya maupun arah pendidikannya. Mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas SDM negara tetangga saja sudah merupakan upaya yang sangat berat. Janganlah malah diperberat dengan pelajaran sampah yang justru bakal menyesatkan. Didiklah anak-anak kita untuk mengenal dan mengikuti aturan dan standar yang berlaku SAH dan DIAKUI secara internasional, bukan hanya yang rekayasa lokal saja. Jangan ada lagi korban akibat pendidikan
yang salah. Kita lihat yang nyata saja, berapa banyak TKI diluar negeri yang berarti harus mengikuti acuan yang berlaku secara internasional.
Anak-anak kita memiliki HAK untuk mendapatkan pendidikan yang benar sebagai upaya mempersiapkan diri menyongsong masa depannya yang akan penuh dengan tantangan berat.

ACUAN MANA YANG BENAR?

Banyak sekali literatur, khususnya yang dipakai dalam dunia tehnik, dan juga ensiklopedi ternama seperti Britannica, Oxford, dll. (maaf, ini bukan promosi) menyajikan tabel-tabel konversi yang tidak perlu diragukan lagi.

Selain pada buku literatur, tabel-tabel konversi semacam itu dapat dijumpai dengan mudah di-dalam buku harian / diary/agenda yang biasanya diberikan oleh toko atau produsen suatu produk sebagai sarana promosi.

Salah satu konversi untuk satuan berat yang umum dipakai SAH secara internasional adalah sistem avoirdupois / avdp. (baca : averdupoiz).

1 ounce/ons/onza = 28,35 gram (bukan 100 g.)

1 pound = 453 gram (bukan 500 g.)

1 pound = 16 ounce (bukan 5 ons)

Bayangkan saja, bagaimana jadinya kalau seorang apoteker meracik resep obat yang seharusnya hanya diberi 28 gram, namun diberi 100 gram. Apakah kesalahan semacam ini bisa di kategorikan sebagai malapraktek ? Pelajarannya memang begitu, kalau murid tidak mengerti, dihukum !!!
Jadi, kalau malapraktik, logikanya adalah tanggung jawab yang mengajarkan. (ini hanya gambaran / ilustrasi salah satu akibat yang bisa ditimbulkan, bukan kejadian sebenarnya, tetapi dalam bidang lain banyak sekali terjadi)

KALAU BUKAN KITA YANG MENYELAMATKAN - LALU SIAPA?

Melalui tulisan ini saya ingin mengajak semua kalangan, baik kalangan pemerintah, akademis, profesi, bisnis / pedagang, sekolah dan orang tua dan juga yang lainnya untuk ikut serta mendukung penghapusan satuan "ons dan pound yang keliru" dari kegiatan kita sehari-hari. Pengajaran sistem
timbang dgn. satuan Ounce dan Pound seharusnya diberikan sebagai pengetahuan disertai kejelasan asal-usul serta rumus konversi yang benar. Hal ini untuk membuang kebiasaan salah yang telah melekat dalam kebiasaan kita, yang bisa mencelakakan / menyesatkan anak-anak kita, generasi penerus bangsa ini.

Bila anda ragu-ragu terhadap kebenaran tulisan ini, silahkan menanyakannya langsung kepada Direktorat Metrologi atau Balai Metrologi setempat dikota anda berada.

Terima kasih saya ucapkan kepada anda yang peduli dan mau berpar-tisipasi menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia.

READ MORE - PENDIDIKAN YANG MENJADI BOOMERANG.

Ide Percobaan Sains

Saat ini mengajarkan sains kadang membuat kita pusing. Bukan dari materinya, tetapi ide bagaimana mengajarkan materi itu. Dan yang membuat kita stress lagi adalah menemukan ide bagaimana kita mengadakan percobaan - percobaan sains untuk murid - murid kita.

Bagi teman - teman guru yang merasa kesulitan mendapatkan ide tentang percobaan - percobaan sains, ini ada website yang mungkin bisa membantu teman-teman semua, yaitu www.kucingfisika.com.
Disana anda akan disuguhi berbagai macam ide dan panduan untuk melakukan percobaan-percobaan sains, silahkan dipilih percobaan yang sesuai dengan materi pembelajaran anda saat ini.
Silahkan dikunjungi, dan selamat mempraktekan dengan murid-murid anda.
Yang punya website itu, terima kasih ya...anda membantu kami semua.
READ MORE - Ide Percobaan Sains

 
 
 

Archives


 
Copyright © SUMBER BELAJAR |